
sea-level-measurement
Jalur Cadangan Data EWS | Kartanagari
- account_circle admin
- calendar_month 18/07/2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- label EWS KONTROL CUSTOM DAN PROTOTIPE
Komunikasi Radio VHF: Jalur Cadangan Data EWS Paling Tangguh saat Bencana
Langkah ini sangat cerdas dan strategis untuk infrastruktur kritis seperti EWS (Early Warning System). Menggunakan frekuensi VHF (Very High Frequency) sebagai jalur redundancy (cadangan) memastikan data tetap terkirim meskipun jaringan seluler (GSM/4G) tumbang akibat bencana atau gangguan sinyal di daerah remote (seperti perbukitan Bogor).
Berikut adalah draf alur teknis dan komponen yang Anda butuhkan untuk mengintegrasikan jalur VHF ke dalam sistem digital SCADA Anda:
Alur Integrasi: Sensor → VHF → Digital SCADA
-
Sisi Field (Lokasi Sensor):
-
Data Digital:
Mikrokontroler (misal STM32 atau ESP32) mengambil data dari sensor.
-
Modulasi:
Data digital diubah menjadi sinyal suara (AFSK/FSK) menggunakan modul TNC (Terminal Node Controller) atau modem radio.
-
Radio Transmitter:
Sinyal dimasukkan ke Radio VHF (seperti Motorola atau Baofeng yang dimodifikasi) untuk dipancarkan.
-
-
Sisi Gateway (Base Station):
-
Radio Receiver:
Antena VHF menerima sinyal analog.
-
Konversi (Demodulasi):
Sinyal analog dimasukkan ke SDR (Software Defined Radio) atau Modem TNC untuk dikonversi kembali menjadi data digital (teks/hex).
-
Data Processing:
Data digital dikirim ke PC/Server melalui protokol MQTT atau Modbus TCP.
-
Poin Utama Isi Artikel:
-
Kemandirian Infrastruktur:
VHF tidak bergantung pada tower BTS pihak ketiga yang bisa mati saat pemadaman listrik massal.
-
Penembus Hambatan:
Sinyal VHF memiliki karakteristik “Line of Sight” yang kuat dan mampu memantul di area lembah/perbukitan, sangat cocok untuk topografi Indonesia.
-
Dual-Path System:
Menjelaskan sistem Failover otomatis: Jika koneksi 4G terputus, sistem SCADA Karta Nagari otomatis berpindah ke jalur radio VHF.
-
Efisiensi Biaya:
Tidak ada biaya langganan bulanan (kuota) seperti pada GSM atau Satelit.
Daftar Komponen Tambahan (BoM) untuk Jalur VHF:
| Komponen | Spesifikasi Rekomendasi | Fungsi |
| Radio Tranceiver | VHF 136-174 MHz (5-25 Watt) | Media transmisi jarak jauh. |
| Modem TNC / KISS | Berbasis Chip CMX865 atau Arduino | Mengubah data digital ke audio (Analog). |
| Antena Omni/Yagi | High Gain (VHF Band) | Memastikan sinyal kuat menembus vegetasi. |
| SDR Receiver | RTL-SDR Blog V4 (Industrial) | Konversi sinyal analog ke digital di sisi server. |
Saat ini belum ada komentar