Beranda » Paket » Modul Ocean Bottom Unit (OBU) & Cable-Based Tsunami (CBT) Skala Menengah ( lite version )

Modul Ocean Bottom Unit (OBU) & Cable-Based Tsunami (CBT) Skala Menengah ( lite version )

Spesifikasi Modul Ocean Bottom Unit (OBU) & Cable-Based Tsunami (CBT) Skala Menengah ( lite version )

Modul Ocean Bottom Unit (OBU) & Cable-Based Tsunami (CBT) Skala Menengah adalah versi yang lebih ringkas, modular, dan terjangkau dari infrastruktur raksasa pendeteksi tsunami bawah laut. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi anomali gelombang tsunami langsung dari dasar laut secara real-time, namun disesuaikan untuk jangkauan yang lebih dekat dari pantai (near-shore) dan kedalaman laut menengah.

Secara teknis, sistem ini terdiri dari dua bagian utama:

1. Ocean Bottom Unit (OBU) Ini adalah perangkat keras (modul sensor) yang ditenggelamkan dan diletakkan di dasar laut.

  • Sensor Utama

    Menggunakan Bottom Pressure Recorder (BPR) berpresisi sangat tinggi. Sensor ini mendeteksi perubahan tekanan hidrostatik air laut di atasnya. Ketika ada gelombang tsunami lewat, volume air meningkat drastis, yang terbaca sebagai lonjakan tekanan oleh BPR. Kadang juga dilengkapi dengan sensor seismik (gempa) dan sensor suhu.

  • Enclosure (Casing)

    Karena berada di dasar laut, modul ini dikemas dalam housing khusus yang tahan tekanan hidrostatik tinggi dan anti-korosi (biasanya menggunakan material stainless steel kelas laut, titanium, atau polimer khusus).

  • Data Logger/Modul Transmisi

    Perangkat mikrokontroler di dalam OBU yang mengubah sinyal analog dari sensor menjadi data digital untuk dikirimkan.

2. Cable-Based Tsunami (CBT) Ini adalah sistem komunikasi dan catu daya yang menggunakan kabel fisik bawah laut.

  • Kabel ini menghubungkan OBU di dasar laut langsung ke Landing Station (stasiun pemantau di darat).

  • Kabel membawa dua fungsi sekaligus

    Kabel Data (biasanya fiber optik atau tembaga khusus transmisi data jarak jauh) untuk mengirim data secara real-time tanpa delay, dan Kabel Power untuk menyuplai daya listrik langsung dari darat ke OBU, sehingga sistem di dasar laut tidak bergantung pada baterai yang perlu diganti.

Mengapa disebut “Skala Menengah” atau “Versi Lite”?

Sistem OBU & CBT standar nasional (seperti proyek InaCBT di Indonesia atau DONET di Jepang) menggunakan kapal peletak kabel raksasa, kabel fiber optik lapis baja sepanjang ratusan kilometer, dan ditempatkan di palung laut dengan kedalaman ribuan meter. Biayanya bisa mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah.

Versi Skala Menengah (Lite) dirancang untuk menutup celah tersebut dengan karakteristik:

  • Jarak Lebih Dekat

    Kabel yang ditarik dari pantai (landing station) hanya berkisar 5 hingga 20 kilometer (bukan ratusan kilometer).

  • Kedalaman Menengah

    Dipasang di paparan benua atau lereng bawah laut dangkal (kedalaman 50 – 300 meter).

  • Instalasi Mudah

    Kabel dan OBU memiliki bobot yang lebih ringan sehingga proses instalasi dapat (secara teori) dilakukan menggunakan kapal nelayan besar atau kapal survei kecil dengan winch (katrol) standar, tanpa perlu menyewa kapal kabel khusus.

  • Fokus pada Zona Bahaya Lokal

    Sangat cocok untuk mendeteksi tsunami lokal yang sumber gempanya atau potensi longsor bawah lautnya berada sangat dekat dengan pesisir pantai atau berada di dalam teluk sempit.

CTA SectionSiap Meningkatkan Bisnis Anda Bersama Kami?

Jangan tunda lagi, mari wujudkan solusi engineering dan teknologi untuk bisnis Anda. Hubungi tim kami hari ini dan mulailah perjalanan menuju kesuksesan bersama .Silahkan untuk berdiskusi dan Konsultasi GRATIS dengan kami

Kontak Kami
error: Content is protected !!
expand_less